Codeigniter VS Laravel? Mana yang Paling Berkualitas?

  • 4 min read
  • Aug 19, 2020

Untuk mempercepat pengembangan aplikasi, banyak orang menggunakan framework. Lalu, manakah yang lebih baik antara codeigniter vs laravel? Sebelum menjawabnya, ada baiknya menyimak mengenai penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe.

Mengenal Codeigniter dan Laravel

Codeigniter dan Laravel ialah jenis framework yang kerap digunakan untuk pengembangan software. Berkat keduanya, pengembangan aplikasi kini semakin mudah. Namun, banyak orang mempertanyakan mana tipe yang paling unggul di antara 2 PHP tersebut.

Codeigniter ini sangat populer dan telah cukup lama dibangun. Lamanya eksistensi itu menyebabkan banyak orang setia menggunakannya. Tak hanya itu, framework tersebut juga memiliki keistimewaan, salah satunya adalah memakai kode yang tersedia sehingga pekerjaan menjadi jauh lebih ringan.

Selain Codeigniter, Laravel pun cukup populer di Indonesia. Hal ini dikarenakan terdapat fitur menarik di dalamnya sehingga pengguna tidak perlu melakukan maintaince secara manual. Adanya keunggulan tentu memudahkan Anda saat mengembangkan aplikasi.

Adanya banyak keunggulan pada Codeigniter dan Laravel ini membuat bingung para pemula. Sebenarnya, mana yang paling unggul di antara keduanya? Untuk menjawabnya, sebaiknya ketahui ciri khas masing-masing framework.

Hal yang Harus Diketahui Tentang Codeigniter

Menurut Dewahoster, Codeigniter ialah salah satu framewok ternama yang memiliki banyak keunggulan. PHP ini terkenal karena selain mudah digunakan, pengguna pun merasa praktis saat menggunakannya. Nah, berikut adalah beberapa keistimewaannya:

1. Mudah Dipasang

Salah satu keunggulan jika memakai Codeigniter ialah framework ini sangat mudah dipasang. Kemudahan instalasi itu jadi salah satu pathokan mengapa banyak orang menggunakannya. Bila suatu perangkat lunak membutuhkan banyak waktu untuk memasangnya, tentu pengguna akan merasa malas.

Kode-kode miliknya pun siap digunakan sehingga para pengguna tidak perlu menulis manual, kecuali jika ingin mengeditnya. Anda hanya perlu mengunduhnya lalu meletakkannya di web server. Secara otomatis, framework pun akan bekerja dengan sendirinya.

2. Fitur Lengkap

Keistimewaan lain dari Codeigniter adalah perangkat lunak ini mampu membuat penggunanya nyaman karena menyediakan fitur cukup lengkap dan variatif. Kelengkapan itu bahkan didukung oleh tampilannya yang elegan sehingga Anda bisa tetap khusyuk membuat aplikasi tanpa merasa bosan.

Lengkapnya Codeigniter ini membuat para pemula akhirnya memutuskan menggunakannya. Sayangnya, perangkat lunak itu belum memiliki template engine sehingga harus dilakukan secara manual. Meskipun demikian, penggunanya tetap setia memakai framework keren tersebut.

3. Tidak Support HTTPS

Codeigniter itu memang sangat direkomendasikan oleh Dewahoster. Namun, perangkat lunak ini tak mendukung HPPTS. Tidak adanya dukungan terhadap perangkat lunak tersebut sedikit kurang efisien. Sebagai konsekuensinya, developer harus menciptakannya sendiri dengan pengelolaan URL Helper.

Hal itu dilakukan agar data transmisi tetap aman dalam penggunaannya. Ini memang sedikit kurang praktis, namun setidaknya ada solusi terkini yang bisa dilakukan yakni dengan URL Helper. Bila tertarik menggunakannya, maka pertimbangkan mengenai aspek tersebut.

4. Dukungan Penuh pada Routing

Keberadaan Codeigniter menyenangkan pengembang karena perangkat lunak ini mendukung implicit routing serta explicit routing. Adanya dukungan itu sangat berguna untuk kinerjanya sebab tidak semua framework menyediakan fasilitas tersebut.

Kehadiran fitur tersebut penting karena bila hanya salah satunya saja, ini kurang seimbang. Tak heran, banyak orang menggunakan Codeigniter karena mengincar dukungan penuh pada routernya. Bila tertarik dengan support tersebut, jangan ragu memakai perangkat lunak itu.

Laravel dengan Segala Keunggulannya

Laravel hadir sebagai salah satu solusi para pengembang yang ingin mengembangkan perangkat lunak dengan cara praktis. Framework itu mempunyai banyak keistimewaan terutama soal fiturnya. Penasaran akan hal ini? Berikut adalah beberapa fitur terbaiknya:

1. Fitur Blade-Templating

Framework ini menawarkan kecanggihan yang mumpuni yaitu fitur blade-templating. Waktu penulisan HTML bisa dihemat karena berkat tool tersebut, pekerjaan Anda terasa mudah. Kemudahan itu dirasakan karena Laravel memiliki manfaat mampu mempersingkat saat menulis sintaks.

Fitur keren ini secara otomatis membuat penggunanya merasa nyaman. Menulis HTML bisa membutuhkan waktu yang lama apabila tidak dibantu oleh Laravel. Namun, hal itu tak lagi terjadi lagi karena framework canggih tersebut membantu Anda mengembangkan aplikasi jauh lebih cepat.

2. Built-in Modules

Salah satu keistimewaan Laravel yang bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi yakni built-in modules. Fitur ini menawarkan keunggulan lebih karena pengguna dapat memakai kembali modul sebelumnya untuk dibuat projek lainnya. Adanya fasilitas ini sangatlah menguntungkan developer.

Modul-modul kecil tersebut berisikan projek-projek yang telah dibuat. Sifatnya sangat dinamis sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan, para pengguna hanya perlu membukanya dan mengeditnya sesuka kebutuhan. Pembuatan projek pun bisa lebih cepat karena dapat dibuat dari projek awal sebelumnya.

3. Hanya Mendukung Explicit Routing

Fitur lainnya yang harus diketahui tentang Laravel ialah framework itu hanya mendukung explicit routing saja. Ini sedikit kurang praktis karena Implicit Routing keberadaanya juga sama pentingnya. Bila Anda tidak masalah dengan hal tersebut, maka bisa tetap memilihnya sebagai pilihan.

Namun, jika menginginkan router yang bisa digunakan untuk explicit dan implicit, maka sebaiknya pilih framework lainnya. Adanya pemilihan ini sebaiknya disesuaikan oleh kebutuhan. Tiap developer tentu memiliki pertimbangan tersendiri mengapa akhirnya memilih sebuah framework.

4. Support HTTPS

Laravel ini mempunyai keunggulan lebih dibandingkan framework lainnya yaitu terdapat dukungan penuh terhadap HTTPS. Adanya fasilitas tersebut membuat keamanan aplikasi semakin tinggi. Data pun menjadi jauh lebih aman dibandingkan dengan yang tidak menggunakannya.

Di sini pengguna akan diberi kebebasan untuk memilih kustom HTTPS. Ini tidak ditemukan pada framework lainnya. Selain itu, Anda dapat bebas membuat URL sesuai yang diinginkan. Bisa dikatakan, Laravel tersebut memberikan banyak keuntungan bagi para penggunanya.

Pilihan Terbaik Antara Codeigniter VS Laravel

Codeigniter VS Laravel? Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Seperti yang diketahui, kedua framework tersebut mempermudah pengguna dengan cara masing-masing. Kelebihannya tidaklah sama namun, tiap opsi mempunyai resiko. Tak heran, Dewahoster merekomendasikan pada pengunjungnya.

Laravel ini sangat cocok bagi para pemula yang tidak ingin mengutak-atik lebih pengaturannya. Framework itu dijamin akan membuat pengguna nyaman karena menyediakan fitur lengkap khusus developer. Apalagi Anda mendapat dukungan penuh menggunakan implicit serta explicit routing.

Sementara itu, Codeigniter cocok dipakai developer yang ingin berekspresi lebih serta membuat kustom pengaturannya. Hal ini disebabkan pengguna mendapat kebebasan membuat URL serta menggunakan kembali projek terdahulu untuk menghasilkan karya baru. Framework tersebut sangat menguntungkan.

Baik Codeigniter maupun Laravel mempunyai sisi positif dan negatif. Sebelum memutuskan memilih di antara keduanya, sebaiknya lihat fitur yang ada pada masing-masing opsi. Dengan begitu, Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan saat mengembangkan perangkat lunak.

Itulah keuntungan dari 2 framework terbaik di Indonesia. Lalu manakah yang paling berkualitas? Codeigniter VS Laravel? Keduanya sama-sama bermutu baik, namun tiap opsi mempunyai keunggulan serta kelemahan masing-masing. Pilihannya ada di tangan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *